Pertanian sebagai Landasan Peradaban
R&D Sebagai Investasi Prioritas
PERKEBUNAN INTI-RAKYAT (PIR) GENERASI KE II:
Bangun Perusahaan Perkebunan Berbasis Masyarakat
The Legacy of the Past for Current Agriculture
Kelaparan dan Perubahan Budaya
GUREMISASI DAN SYARAF PSIKO-SOSIAL TRANSFORMASI INDONESIA
PERGULAAN INDONESIA AKAN DIBAWA KEMANA?
Searching For Hunger or Famine Solutions
Kelaparan
Pembangunan Sebagai Pemerdekaan
oleh: Agus Pakpahan
NSTITUTIONAL ECONOMIST
Tulisan ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan: apa yang menjadi alasan fundamental yang telah menyebabkan transformasi ekonomi Indonesia tidak terwujud sesuai dengan teori ekonomi dan paradoksal dengan yang telah terjadi di negara-negara Asia Timur (lihat Pakpahan, Koran Tempo, 1 Februari 2012). Jawaban atas pertanyaan ini sangat penting untuk memberi inspirasi dalam mencari jalan keluar dalam mewujudkan cita-cita Negara Kesatuan RI dan mengatasi ketertinggalan dari negara-negara lain pada periode waktu yang akan datang.
Kasus Asia Timur ini menarik untuk menjadi bahan pembelajaran kita. Apalagi dengan menyimak kasus Jepang yang ternyata pada awal 1900-an masih dicap sebagai bangsa pemalas oleh Barat (Chang, 2008). Namun, setelah Perang Dunia II, kehidupan di negara-negara kawasan Asia Timur, termasuk RRC, melesat seperti anak panah yang terlepas dari busurnya dan tak terkejar.
sumber, Koran Tempo, Rabu, 15 Februari 2012, halaman A11
Untuk membaca artikel secara lengkap, dapat men-klik tautan berikut : (link)

